Dituding Abaikan Keamanan, Kolam Renang Marinas Ciawi Disorot Netizen dan Pakar Hukum

banner 468x60

BOGOR – Nama Kolam Renang Marinas di Desa Teluk Pinang, Ciawi, kembali disorot. Kali ini karena keluhan keamanan yang sudah bertahun-tahun disuarakan warga di media sosial.

Kasus terbaru terjadi Minggu 5/7/2026. Dua pengunjung asal Caringin, Siti Salsa 19th dan Aden 20th, kehilangan tas berisi barang berharga senilai ±Rp10 juta di area saung gazebo.

banner 336x280

Namun kemarahan publik justru memuncak pada sikap pengelola yang dinilai lepas tangan.

Di kolom komentar, banyak warganet mengaku sudah kapok.

@Bang AL menulis: _”Yahhh Marinas lagi… ponakan saya hp-nya hilang saat berenang di situ 4 atau 5 tahun yang lalu… mahal doang…”_

@Kak Ansori Oke Dongeng mengeluh: _”Udah lama nggak renang di Marinas, sejak dijutekin sama penjaga… padahal mah kita bayar sama kayak yang lain.”_

Bahkan @bunda santuy sampai membatalkan rencana rombongan: _”Rencana hari Sabtu saya mau bawa rombongan ke situ, tapi dibatalkan saja. Kata panitianya pindah saja, tidak nyaman di situ”_

Saat dikonfirmasi, Pengelola Lukman menyatakan tidak bertanggung jawab dan merujuk pada papan imbauan. Ia juga mengakui tidak ada CCTV di lokasi.

Hal ini dikritik Anggota KNPI Bogor Yogi Ariananda, SH.

“Klausul baku yang membebaskan tanggung jawab itu bertentangan dengan Pasal 18 UU Perlindungan Konsumen dan batal demi hukum. Pengelola wajib jamin keamanan,”_ tegasnya Rabu 8/7/2026.

Yogi menyebut pengelola bisa dikenai sanksi mulai dari ganti rugi hingga pencabutan izin usaha jika terbukti lalai.

Kasus ini jadi pengingat: harga tiket Rp25.000 harusnya dibarengi jaminan keamanan, bukan hanya tulisan “hilang tanggung sendiri”.(ash)

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.