Muhamad Yusril, Ketua KNPI Kecamatan Ciawi Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perangi Judi Online

M.Yusril Ketua KNPI Kecamatan Ciawi.Foto istimewa
banner 468x60

Kabupaten Bogor – Ketua KNPI Kecamatan Ciawi, Muhamad Yusril, S.I.Kom, menyerukan gerakan kolektif seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan praktik judi online yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Menurutnya, fenomena tersebut telah berkembang menjadi persoalan sosial yang mengancam ketahanan keluarga, kehidupan ekonomi, hingga kualitas sumber daya manusia.

Yusril menilai, pesatnya perkembangan teknologi digital harus diimbangi dengan penguatan literasi digital dan pendidikan karakter. Tanpa upaya pencegahan yang masif, judi online berpotensi semakin banyak menyasar kalangan usia produktif, termasuk generasi muda.

banner 336x280

“Judi online bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman serius terhadap masa depan generasi muda. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku, melainkan juga keluarga dan lingkungan sosial di sekitarnya,” ujar Yusril, Senin (6/7/2026).

Ia menegaskan, organisasi kepemudaan memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi dan kampanye yang membangun kesadaran mengenai bahaya judi online. Menurutnya, pencegahan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga keluarga.

“KNPI Kecamatan Ciawi siap menjadi bagian dari upaya tersebut dengan mendorong lahirnya gerakan edukasi yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Pencegahan jauh lebih efektif apabila dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan,” katanya.

Yusril menambahkan, dampak judi online tidak hanya berupa kerugian finansial. Dalam banyak kasus, praktik tersebut juga memicu konflik keluarga, meningkatnya utang, gangguan kesehatan mental, menurunnya produktivitas, hingga tindakan kriminal yang berawal dari tekanan ekonomi.

Karena itu, ia mengajak seluruh pemuda untuk mengisi ruang digital dengan aktivitas yang produktif, kreatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pemuda harus menjadi pelopor perubahan. Jangan sampai kemajuan teknologi justru dimanfaatkan untuk aktivitas yang merusak masa depan. Mari kita bangun budaya digital yang sehat, produktif, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Yusril mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pemberantasan judi online sebagai gerakan bersama demi melindungi generasi muda dan memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Keberhasilan membangun bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas karakter generasi mudanya. Karena itu, menjaga mereka dari ancaman judi online merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.