BOGOR, 31-08-2026
Suara protes keras datang dari kalangan mahasiswa melalui Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang secara resmi menggeruduk Kantor DPRD Kabupaten Bogor. Pasalnya, informasi yang beredar menyebutkan bahwa ruang rapat dewan yang seharusnya digunakan untuk membahas kepentingan rakyat, justru difasilitasi alat karaoke. Sungguh luar biasa dan sangat memprihatinkan!
Kehadiran fasilitas karaoke di ruang rapat lembaga wakil rakyat ini dinilai sangat tidak pantas. Seharusnya ruang tersebut menjadi tempat pembahasan kebijakan, pengawasan anggaran, dan aspirasi masyarakat, bukan dijadikan tempat hiburan yang tidak mendesak.
Kami mendesak kepada Gubernur Jawa Barat Bapak KDM untuk segera turun langsung melakukan inspeksi mendadak (SIDAK) ke seluruh jajaran pejabat Kabupaten Bogor, termasuk di Kantor DPRD ini. Jangan hanya berhenti di satu titik, tapi periksa semuanya secara menyeluruh. Bersamaan dengan itu, kami juga meminta agar Bapak Ketua DPRD segera memberikan sanksi tegas kepada pihak yang bertanggung jawab atas adanya fasilitas karaoke di ruang rapat dewan tersebut.
Hal ini semakin menambah daftar panjang masalah di lingkungan Pemkab Bogor. Belum selesai pemeriksaan kasus dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat, kini muncul lagi masalah baru yang memalukan.
Jika memang praktik-praktik seperti ini terus terjadi, tidak ada salahnya jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas jangkauan pemeriksaannya ke seluruh jajaran pejabat di lingkungan Kabupaten Bogor. Biar merata, biar terbongkar semua kebocoran dan penyimpangan yang selama ini tersembunyi. Rakyat sudah semakin kecewa, jangan sampai kepercayaan yang tersisa pun hilang sepenuhnya.













