BOGOR, 11-10-1026— Pesta demokrasi dalam pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Ciburuy di RW 06 berlangsung sukses. Kang Dina memperoleh 30 suara, unggul atas Kang Jaenudin yang meraih 7 suara.
Namun, lebih dari sekadar angka dan hasil pemilihan, momentum ini menghadirkan pesan berharga tentang arti kedewasaan, kebersamaan, dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kang Dina: Amanah untuk Masyarakat
Kepercayaan yang diberikan warga menjadi tanggung jawab besar bagi Kang Dina. Kemenangan ini diharapkan menjadi awal pengabdian yang mengedepankan aspirasi masyarakat, semangat gotong royong, serta komitmen untuk bersama-sama membangun desa.
Kang Dina menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam proses pemilihan. Ia berharap perbedaan pilihan tidak meninggalkan sekat di tengah masyarakat.
*“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Amanah ini bukan tentang kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab untuk masyarakat. Mari kita jaga persatuan, saling menghargai, dan bersama-sama memberikan yang terbaik bagi Desa Ciburuy,” demikian draf pesan Kang Dina.*
Kang Jaenudin: Demokrasi Bukan Alasan untuk Berpisah
Sikap dewasa dalam menerima hasil pemilihan merupakan bagian penting dari demokrasi yang sehat. Kang Jaenudin diharapkan terus menjadi bagian dari kebersamaan masyarakat, dengan tetap menjaga komunikasi dan hubungan baik bersama Kang Dina.
Pesan yang mengemuka dari momentum ini adalah bahwa perbedaan hasil tidak harus mengubah hubungan persaudaraan. Sebab, kepentingan masyarakat jauh lebih besar daripada persaingan dalam sebuah pemilihan.
*“Menang atau kalah adalah bagian dari proses demokrasi. Yang terpenting, kita tetap menjaga persaudaraan, menghormati hasil pemilihan, dan tidak membiarkan perbedaan memecah belah masyarakat. Mari tetap bergandengan tangan untuk kemajuan Desa Ciburuy,” demikian draf pesan Kang Jaenudin.*
Mengakhiri Persaingan, Memulai Kebersamaan
Pemilihan telah usai, tetapi tanggung jawab untuk menjaga kerukunan dan membangun desa terus berjalan. Masyarakat membutuhkan pemimpin dan tokoh yang mampu merangkul, mendengarkan, serta menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.
Komitmen Kang Dina dan Kang Jaenudin untuk tetap menjaga hubungan baik diharapkan menjadi teladan bahwa demokrasi tidak semestinya melahirkan permusuhan, melainkan memperkuat persatuan.
Sebab, kemenangan sejati bukan hanya ketika seseorang memperoleh suara terbanyak, tetapi ketika seluruh masyarakat tetap bersatu setelah pemilihan berakhir.
Berbeda pilihan, tetap satu tujuan. Menjaga persaudaraan, memperkuat kebersamaan, dan membangun Desa Ciburuy dengan semangat gotong royong.














