BOGOR, 31-08-2026
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kini diduga kuat alergi terhadap awak media. Bagaimana tidak, setiap kali dihubungi untuk dikonfirmasi, responsnya kosong melompong. Baik pesan WhatsApp maupun panggilan telepon, tak ada satu pun yang dijawab. Saat ditelepon, statusnya hanya tertulis “memanggil” seolah-olah sengaja tidak mengindahkan upaya kami untuk berkomunikasi.
Padahal yang ingin kami sampaikan adalah hal yang sangat penting dan menyangkut uang negara miliaran rupiah — yaitu temuan di lapangan terkait pembangunan SDN Sukaluyu 02. Seperti yang telah kami sampaikan, anggaran dari Program Revitalisasi tersebut secara aturan DILARANG untuk dipihakketigakan. Namun faktanya di lapangan, hal itu justru terjadi.
Ketiadaan respons dari Kadisdik ini memunculkan satu dugaan yang sangat kuat: Jangan-jangan Kepala Sekolah tersebut mendapatkan KEUNTUNGAN dari pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut.
Mengapa diam saja? Mengapa tak berani berbicara? Apakah ada yang ditutupi? Apakah ada kepentingan tersembunyi di balik pembisuan ini?
Kami meminta Kadisdik Kabupaten Bogor untuk segera memberikan penjelasan terbuka. Keheningan bukan jawaban. Semakin lama diam, semakin kuat dugaan publik bahwa ada sesuatu yang disembunyikan. Kami tunggu tanggapan resmi, bukan kebisuan!













